Prodi PHTU AKN Blitar Kolaborasi dengan Kampung KB Sentosa, Dukung Pencegahan Stunting melalui Potensi Lokal

Prodi PHTU AKN Blitar Kolaborasi dengan Kampung KB Sentosa, Dukung Pencegahan Stunting melalui Potensi Lokal

BLITAR, AKB.AC.ID – Program Studi Pengolahan Hasil Ternak Unggas (PHTU), Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar, melaksanakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat bersama Kampung KB Sentosa, Kelurahan Tanjungsari, Kota Blitar, pada 21 Juli 2026. Kegiatan ini berfokus pada pemanfaatan potensi lokal dan pengembangan olahan pangan sebagai salah satu upaya mendukung pemenuhan gizi keluarga dalam rangka pencegahan stunting.

Berdasarkan data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan Republik Indonesia (Kemenkes RI), prevalensi stunting di Kota Blitar pada tahun 2025 tercatat sebesar 11,4[NA1] %. Kondisi ini menjadi salah satu pengingat pentingnya upaya berkelanjutan untuk mendukung pemenuhan gizi keluarga, terutama bagi ibu hamil, bayi, dan balita.

Salah satu potensi lokal yang dikembangkan masyarakat Kampung KB Sentosa adalah Kebun DASHAT yang dikelola oleh kelompok Dasawisma melalui budidaya pakcoy. Untuk mendukung pemanfaatan potensi tersebut, tim PHTU AKN Blitar memperkenalkan pemanfaatan kasgot sebagai alternatif pupuk dalam budidaya tanaman. Selain itu, tim juga memberikan pengenalan diversifikasi olahan pangan berbahan pakcoy yang dikombinasikan dengan daging ayam menjadi produk nugget dan rolade.

Kombinasi sayuran dan daging ayam dalam olahan pangan tersebut diharapkan dapat memperkaya pilihan menu keluarga yang beragam dan bergizi. Melalui pengenalan teknik pengolahan pangan, masyarakat juga didorong untuk memanfaatkan hasil kebun secara lebih optimal dan mengembangkan produk pangan bernilai tambah.

Melalui kegiatan ini, PHTU AKN Blitar berkontribusi dalam meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat mengenai pemanfaatan potensi lokal, mulai dari budidaya tanaman hingga pengolahan pangan. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung penyediaan pangan yang beragam dan bergizi di tingkat keluarga sebagai salah satu bagian dari upaya pencegahan stunting. Pencegahan stunting sendiri memerlukan pendekatan yang menyeluruh, termasuk pemenuhan gizi yang memadai, kesehatan ibu dan anak, serta penerapan pola hidup bersih dan sehat.

Kegiatan ini merupakan wujud pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat, sekaligus bentuk kolaborasi AKN Blitar dengan masyarakat dalam mendukung pemberdayaan berbasis potensi lokal.

Tim PHTU diketuai oleh Nur Agustin Mardiana, S.TP., M.T.P. dan anggotanya adalah Anang Widigdyo, S.Pt., M.Pt., Aditya Wirawantoro Putra, S.KH., M.Pt, Dr. David Kurniawan, S.Pt., M.P., Panji Purnomo, S.Pd., M.Pd.., dan Yanna Naila Zulfa, S.Pt., M.Si.

Melalui kegiatan ini, kami ingin berbagi pengetahuan dan keterampilan yang aplikatif agar masyarakat mampu mengembangkan inovasi pangan sesuai dengan potensi yang dimiliki. Harapannya, kegiatan ini dapat menjadi langkah awal bagi tumbuhnya kebiasaan memanfaatkan pangan lokal secara lebih kreatif, produktif, dan berkelanjutan,” ujar Nur Agustin Mardiana, S.TP., M.T.P., selaku ketua tim pengabdian kepada masyarakat. [agstn]