BLITAR, AKB.AC.ID – Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar (AKN Blitar) Blitar terus mendorong penguatan kualitas pembelajaran vokasi melalui penerapan metode pembelajaran yang lebih aktif, kontekstual, dan berorientasi pada pemecahan masalah. Upaya tersebut diwujudkan melalui kegiatan Penguatan Pembelajaran Berbasis Proyek yang dilaksanakan pada Selasa, 11 Agustus 2026, bertempat di Ruang Serbaguna, Lantai 2 Gedung Kuliah Terpadu, Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar.
Kegiatan yang merupakan bagian dari rangkaian Program Revitalisasi Perguruan Tinggi Negeri Vokasi (PRPTNV) tersebut menghadirkan Mila Fauziyah, S.T., M.T. dari Politeknik Negeri Malang (Polinema) sebagai narasumber. Kegiatan ini berfokus pada penguatan pemahaman dan implementasi Problem Based Learning (PBL) dan Project Based Learning (PJBL) dalam proses pembelajaran di lingkungan AKN Blitar.
Mendorong Pembelajaran yang Lebih Aktif dan Kontekstual
Penerapan PBL dan PJBL menjadi bagian penting dalam pengembangan pembelajaran vokasi karena mahasiswa tidak hanya dituntut memahami materi secara teoritis, tetapi juga mampu menerapkan pengetahuan dan keterampilan untuk menghadapi permasalahan nyata.
Melalui Problem Based Learning, mahasiswa diarahkan untuk belajar melalui permasalahan yang relevan sehingga terbiasa melakukan identifikasi masalah, menganalisis informasi, menyusun alternatif solusi, hingga mengambil keputusan berdasarkan proses pembelajaran yang dilakukan.
Sementara itu, Project Based Learning memberikan pengalaman kepada mahasiswa untuk mengembangkan pengetahuan dan keterampilan melalui pengerjaan suatu proyek. Proses tersebut mendorong mahasiswa untuk merencanakan pekerjaan, berkolaborasi, menghasilkan produk atau solusi, serta melakukan evaluasi terhadap hasil yang telah dicapai.
Pendekatan tersebut selaras dengan karakter pendidikan vokasi yang menekankan keseimbangan antara penguasaan pengetahuan, keterampilan praktis, kemampuan memecahkan masalah, dan kesiapan menghadapi kebutuhan dunia kerja.
Penguatan Kompetensi Pendidik dan Kualitas Pembelajaran
Kegiatan bersama narasumber dari Polinema ini menjadi ruang bagi sivitas akademika AKN Blitar untuk memperluas wawasan mengenai penerapan PBL dan PJBL dalam pembelajaran.
Penguatan kapasitas pendidik dalam merancang pembelajaran berbasis masalah dan proyek diharapkan dapat memberikan dampak langsung terhadap pengalaman belajar mahasiswa. Pembelajaran tidak berhenti pada penyampaian materi, tetapi diarahkan agar mahasiswa terlibat secara aktif dalam proses menemukan, mengolah, dan menerapkan pengetahuan.
Dengan demikian, pengembangan metode pembelajaran melalui kegiatan PRPTNV diharapkan dapat mendukung peningkatan kualitas pendidikan vokasi di AKN Blitar secara berkelanjutan.
Membangun Pembelajaran Vokasi yang Relevan dengan Dunia Nyata
Pembelajaran berbasis masalah dan proyek memiliki relevansi yang kuat dengan kebutuhan pendidikan vokasi. Dalam dunia kerja, lulusan tidak hanya membutuhkan kemampuan untuk mengingat atau memahami teori, tetapi juga dituntut mampu menghadapi persoalan, bekerja sama, berkomunikasi, mengambil keputusan, dan menghasilkan solusi.
Karena itu, penguatan PBL dan PJBL di lingkungan AKN Blitar diarahkan untuk menciptakan proses pembelajaran yang lebih relevan, aktif, kolaboratif, dan berdampak.
Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangkaian PRPTNV ini menjadi salah satu bentuk komitmen AKN Blitar untuk terus melakukan pengembangan pembelajaran dan meningkatkan kualitas pendidikan vokasi sesuai dengan perkembangan kebutuhan mahasiswa, masyarakat, dan dunia kerja.
Melalui penguatan pembelajaran berbasis proyek, AKN Blitar berupaya memastikan bahwa proses pendidikan tidak hanya menghasilkan mahasiswa yang memahami pengetahuan, tetapi juga lulusan yang mampu mengaplikasikan pengetahuan, menyelesaikan persoalan, dan menghasilkan karya yang memberikan manfaat nyata bagi lingkungan sekitarnya. (fir)
