BLITAR, AKB.AC.ID— Kabar membanggakan datang dari Akademi Komunitas Negeri Putra Sang Fajar Blitar (AKN Blitar). Sejumlah dosen berhasil meraih pendanaan Hibah Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) melalui program BIMA (Basis Informasi Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat). Capaian ini menjadi bukti nyata komitmen sivitas akademika dalam mengembangkan ilmu pengetahuan sekaligus menghadirkan solusi yang berdampak bagi masyarakat.
Keberhasilan ini tidak hanya menjadi prestasi individu, tetapi juga mencerminkan arah pengembangan institusi yang semakin kuat dalam membangun budaya riset dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan nyata di lapangan.
Adapun dosen penerima hibah tersebut antara lain:
- Nur Agustin Mardiana, S.T.P., M.T.P., dengan fokus pemberdayaan UMKM melalui penguatan standar mutu dan tata kelola usaha
- Anang Widigdyo, S.Pt., M.Pt., yang menginisiasi pengolahan limbah plastik dan maggot berbasis pengelolaan profesional di tingkat kelurahan
- Anna Widayani, S.Pd, M.AB., yang meneliti perilaku penggunaan e-wallet berkelanjutan pada usaha mikro dan kecil
- Hindra Kurniawan, M.Pd., dengan pengembangan modul pembelajaran berbasis kecerdasan buatan
- Moch. Kholil, S.Kom, M.T., yang mengembangkan model computer vision untuk pembelajaran IPA
- Dr. David Kurniawan, S.Pt., M.P., dengan riset terkait pemanfaatan selenium organik pada produk berbasis ternak itik
- Prabowo Budi Utomo, M.Kom., yang mengembangkan teknologi pengenalan bahasa isyarat berbasis kecerdasan buatan
Ragam topik yang diangkat menunjukkan bahwa penelitian dan pengabdian yang dilakukan tidak berhenti pada ranah akademik, tetapi berupaya menjawab kebutuhan masyarakat secara langsung—mulai dari penguatan UMKM, pengelolaan lingkungan, hingga pemanfaatan teknologi untuk pendidikan dan inklusivitas.
Riset yang Dekat dengan Kebutuhan Masyarakat
Yang menarik, sebagian besar penelitian yang didanai berangkat dari persoalan nyata di sekitar kita. Isu seperti pengelolaan limbah, peningkatan daya saing UMKM, hingga pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran menjadi fokus yang relevan dengan kondisi saat ini.
Hal ini menunjukkan bahwa riset di lingkungan AKN Blitar tidak berjalan di ruang tertutup, tetapi tumbuh dari kebutuhan masyarakat dan diarahkan untuk memberikan dampak yang nyata.
Menguatkan Budaya Inovasi di Kampus Vokasi
Pencapaian ini juga menjadi dorongan penting bagi penguatan budaya riset di lingkungan kampus vokasi. Dosen tidak hanya berperan sebagai pengajar, tetapi juga sebagai inovator yang mampu menghadirkan solusi berbasis keilmuan.
Dengan adanya dukungan pendanaan melalui program BIMA, diharapkan semakin banyak ide-ide inovatif yang dapat diwujudkan dan diimplementasikan secara langsung di masyarakat.
Terus Berkarya untuk Dampak yang Lebih Luas
AKN Blitar menyampaikan apresiasi atas capaian para dosen yang telah mengharumkan nama institusi. Lebih dari sekadar prestasi, keberhasilan ini diharapkan dapat menjadi inspirasi bagi sivitas akademika lainnya untuk terus berkarya dan berinovasi.
Ke depan, langkah-langkah seperti ini diharapkan mampu memperkuat peran AKN Blitar sebagai institusi pendidikan vokasi yang tidak hanya mencetak lulusan siap kerja, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat.
Dengan semangat kolaborasi dan inovasi, kontribusi kecil dari kampus diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas bagi pembangunan bangsa. [fir]
